Selasa, 16 September 2014

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 17 September 2014
BERITA
KOMPAS.com
Ahok Pilih Nachrowi Jadi Cawagub DKI, Puan Ingatkan Etiket Politik
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan Puan Maharani meminta Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menahan diri dan memegang teguh etiket politik. Pernyataan Puan dilontarkan terkait posisi ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Republika Online
Pro Kontra Pengunduran Ahok
indosiar.com, Jakarta - (Selasa : 16/09/2014) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menolak permintaan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hasyim Djojohadikusumo agar dirinya mundur sebagai wakil gubernur. Menurut Ahok, meski diyakini tidak ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JPNN.com
Sekretaris Demokrat Dukung SBY Lanjutkan Pilkada Langsung
Jakarta, GATRAnews - Partai Demokrat mendukung penuh pilihan Presiden Susilo Bambang Yudhyono (SBY) dalam menyikapi pro dan kontra atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada. Keputusan itu bisa menjadi jalan tengah, dan DPR bisa ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metro TV News
KPK Gembira MA Dukung Pencabutan Hak Politik Terpidana Korupsi
Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai keputusan Mahkamah Agung (MA) tentang pencabutan hak politik sebagai hukuman tambahan bagi Luthfi Hasan sangat tepat. Kasus pidana lainnya yang melibatkan anggota DPR ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metro TV News
Politisi PKS Kecewa MA Perberat Hukuman Luthfi
KOMPAS.com/ICHA RASTIKA Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, mengacungkan jari telunjuknya membentuk angka satu seusai menggunakan hak pilihnya di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com
MA Nilai Perbuatan Luthfi Hasan merupakan Korupsi Politik
WARTA KOTA / ANGGA BN Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan dijemput Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2013). KPK menetapkan Luthfi sebagai tersangka terkait adanya praktik ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com
Luthfi Hasan, Koruptor Kedua yang Dicabut Hak Politiknya
TRIBUN / HERUDIN Mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq, menyapa saat mencoblos dalam pemilu legislatif di ruang tunggu rutan KPK, Jakarta Selatan, 9 April 2014. Sebanyak 22 tahanan KPK menggunakan hak pilihnya pada pemilu legislatif kali ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Republika Online
Profesional Mesti Dominasi Kabinet Jokowi
JAKARTA - Presiden terpilih Joko Widodo masih menyimpan nama-nama yang akan mengisi 34 pos kementerian di kabinetnya. Survei tokoh oleh Indonesian Research & Survey (IReS) mengungkapkan adanya harapan besar agar postur kabinet Jokowi-JK ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Tempo.co
Pasar Modal Bisa Lebih Menguntungkan Dibanding Menabung di ...
Jakarta, GATRAnews - Pasar modal bisa menjadi suatu ruang (wadah) untuk masyarakat dalam melakukan investasi. Namun sayangnya, masyarakat Indonesia cenderung ragu karena masuk di pasar modal di anggap penuh risiko ditambah dengan asumsi ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Fajar
Petinggi PKB Akui Hubungkan Pengusaha dengan Pejabat ...
Jakarta, GATRAnews - Muamir Muin Syam, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dalam kesaksiannya mengakui telah mengarahkan Teddy Renyut, Direktur PT Papua Indah Perkasa (PIP), untuk mengurus proyek di Kementerian Pembangunan ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar