Minggu, 20 September 2015

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 21 September 2015
BERITA
TRIBUNNEWS.COM - Belum mencetak satu gol pun bagi Tottenham Hotspur di musim ini, tak membuat Harry Kane patah arang. Sebaliknya striker andalan Spurs itu yakin dirinya akan segera "pecah telur" dalam waktu dekat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Innalilahi Wa Inna Ilaihi Roji'un. Berita duka menghampiri keluarga besar Polri. Salah satu putera terbaiknya, Kombes Pol Restu Mulya Budyanto, meninggal dunia siang ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com/ICHA RASTIKA Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem, Enggartiasto Lukita (tengah) dalam jumpa pers di Kantor DPP Nasdem Jakarta, Minggu (20/9/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Partai NasDem akan gelar rakernas pemenangan Pilkada serentak besok di JCC Senayan, Jakarta. Presiden Joko Widodo dikabarkan akan membuka agenda Rakernas tersebut.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy ikut mendukung Adhyaksa Dault menjadi bakal cagub DKI. Tjatur yakin sekali Adhyaksa bukan politikus penipu yang hobinya pencitraan semata.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Adhyaksa Dault menerima amanah dari para pendukung yang mendorongya maju di Pilgub DKI. Namun Adhyaksa tak mau disebut dirinya bakal melawan Ahok di Pilgub tahun 2017 mendatang, kenapa?
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO , Jakarta: Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian Energi Setyorini Tri Hutami menuturkan sampai sekarang Pertamina belum melaporkan rencana penjualan elpiji barunya secara tertulis.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Paket kebijakan ekonomi tahap I yang dikeluarkan pemerintahan Jokowi- JK dinilai masih belum jelas dan tepat sasaran.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Karena dianggap tidak sejalan dengan pergerakan dan membelot dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam kancah pemilihan Bupati dan Wali Kota se-Bali, tiga kader yang merupakan dedengkot di PDI Perjuangan Bali malah ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com/Abba Gabrillin Putri pertama mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, saat ditemui di Kantor Pusat PP Muhamadiyah, Jakarta, Kamis (26/3/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar