Rabu, 07 Oktober 2015

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 8 Oktober 2015
BERITA
Jakarta - Empat fraksi yakni PDIP, Golkar, PKB, dan PPP mengusulkan RUU Pengampunan Nasional. Elite PDIP meyakini seorang koruptor yang telah diampuni tak akan lagi melakukan kesalahan yang sama.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Khofifah Usul Korban Kabut Asap Diberi Rp900 Ribu per Orang Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri) menyampaikan laporan pertanggungjawaban Kementerian Sosial saat rapat kerja dengan Komisi VIII di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Pemprov DKI ingin memperbanyak Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta. Akhir pekan ini, Gubernur DKI Basuki T Purnama akan meresmikan RPTRA di Pulau Untung Jawa, Kep.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Serikat pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) berpantomim dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/9/2015).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TANGERANG, KOMPAS.com - Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Irman Sugema mengatakan polisi masih mendalami pengakuan FA (16), murid SMK Darussalam yang membacok gurunya sendiri, Muryana, Rabu (7/10/2015) dini hari.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, geram dengan sikap anggota Komisi II DPR RI yang dianggap menghalang-halangi pembangunan wisma altet.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Gempa berkekuatan 4,7 Skala Richter (SR) mengguncang Jayapura, Papua, Rabu (7/10). Gempa terjadi sekitar pukul 10.47 WIT.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bisnis.com, JAYAPURA - Gempa berkekuatan 4,7 Skala Richter (SR), Rabu (7/10/2015) sekitar pukul 10.47 WIT mengguncang Jayapura, Papua.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bandung - Ade Rohmat (22) sungguh kesal. Pengalaman naik angkutan kota (angkot) pada Senin (5/10/2015) tak seperti biasanya. Karena menagih uang kembalian yang kurang, Ade mendapatkan bogem mentah dari sopir angkot.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Jumat (21/8/2015) akan melimpahkan berkas perkara korupsi penjualan kondensat dengan tersangka DH, RP, dan HW.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar