| | ||||||||
| berita | ||||||||
| BERITA | ||||||||
JOKOWI SEOLAH-OLAH TAK MERASA DICATUT RMOL. Respons berbeda diperlihatkan Presiden Jokowi dan Wapres JK dalam menyikapi sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dalam kasus yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto.
| ||||||||
Rio Capella Dituntut Dua Tahun Penjara [JAKARTA] Mantan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Patrice Rio Capella dituntut dua tahun penjara karena menerima suap Rp200 juta dari Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti.
| ||||||||
Megawati Resah UUD Mudah Diamandemen REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarno Putri mengaku resah melihat Indonesia dengan mudahnya mengamandemen UUD.
| ||||||||
Megawati Merasa Sering Di-"bully" Media Icha Rastika Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat membuka sekolah partai calon kepala daerah di DPP PDIP, Jakarta, Minggu (28/6/2015).
| ||||||||
Soal Freeport, Megawati Bilang Jangan Lagi Bohogi Rakyat Indonesia Presiden Joko Widodo (kiri) menyambut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kanan) saat pertemuan membahas isu nasional terkini di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (24/10).
| ||||||||
Usai Penembakan di San Bernardino, Obama Minta Visa Menikah Washington - Dampak dari penembakan brutal di San Bernardino, California, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyerukan pengkajian ulang program visa K-1.
| ||||||||
Obama Sebut Penembakan Brutal di California sebagai Aksi Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama secara resmi menyebut penembakan brutal di San Bernardino, California sebagai aksi terorisme.
| ||||||||
Obama: Penembakan Kalifornia Aksi Terorisme [WASHINGTON] Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mengatakan penembakan di San Bernardino, California, adalah aksi terorisme yang terinspirasi oleh gerakan kelompok militan Negara Islam (Islamic State/IS).
| ||||||||
Ahok Beberkan Pertanyaan-pertanyaan BPK Saat Periksa Dirinya KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza Juru Bicara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Yudi Ramdan dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, seusai pemeriksaan pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras, di Gedung BPK, Senin (23/11/2015).
| ||||||||
BPK: Ada 6 Penyimpangan Pembelian Lahan RS Sumber Waras [JAKARTA] Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyerahkan hasil audit investigasi terhadap pembelian lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras yang dilakukan Pemprov DKI.
| ||||||||
| Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini | ||||||||
| Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts. |
Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS |
| Kirimkan Masukan |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar