Senin, 18 Juli 2016

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 19 Juli 2016
BERITA
VIVA.co.id - Pendangdut Saipul Jamil tidak mau berkomentar saat dikonfirmasi mengenai dugaan keterlibatan dirinya, dalam kasus dugaan suap terkait penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNNEWS/HERUDIN Penyidik KPK menunjukkan barang bukti uang hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, di kantor KPK, Jakarta (16/6/2016).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Otonominews.com (Jakarta) - Selain proses vaksinasi ulang, proses penegakan hukum juga berjalan untuk menuntaskan kasus vaksin palsu yang sudah berjalan belasan tahun.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com/Reni Susanti Arya Permana (10) penderita severe obesity ditangani 13 dokter spesialis RSHS. Berat badan normal Arya kurang dari 50 kg, namun saat ini beratnya mencapai 189,5 kg.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Bandung: Persib Bandung akan melakoni laga berat saat bertandang ke Papua menghadapi Persipura Jayapura, Kamis 21 Juli.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Saipul Jamil saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Foto: MI/Galih Pradipta. Metrotvnews.com, Jakarta: Pedangdut Saipul Jamil memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (23/6/2016) sebagai tersangka dalam kasus suap Raperda Reklamasi ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dituding tak terbuka dalam melakukan penyelidikan terkait kasus vaksin palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berharap ada proses investigasi komprehensif agar kasus vaksin palsu dapat dituntaskan hingga akarnya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap politikus Partai Golkar Muhidin Muhammad Said sebagai saksi kasus dugaan suap di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
HarianPapua.com - Perdana Menteri Selandia Baru melakukan kunjungan kerja di Indonesia selama tiga hari dengan agenda membahas hukuman mati yang diberlakukan oleh pemerintahan presiden Joko Widodo.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar