Minggu, 04 September 2016

Google Alert - kesehatan

Google
kesehatan
Pembaruan harian 5 September 2016
BERITA
Jakarta - Kabar karyawan toko alat dapur di Fatmawati merekam pengunjung di toilet jadi heboh. Video pengakuan seorang karyawan toko yang tengah 'diinterogasi' pun jadi viral.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
"Komisi IX meminta pemerintah untuk mempersiapkan anggaran yang cukup dalam perang melawan zika," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay dalam keterangan tertulis, Minggu (4/9/2016).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
MAKKAH, UPEKS.co.id - Kepuasan jamaah terhadap pelayanan haji tahun ini dinilai cukup bagus. Tidak perlu repot mencari petugas di hotel.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INILAHCOM, Mekkah - Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) total 60 haji Indonesia meninggal dunia. Terakhir enam jamaah haji meninggal di Mekkah dan Madinah, Sabtu (3/9/2016).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Berdasarkan peraturan itu maka produsen sabun tidak boleh lagi memasarkan produkn sabun antibakteri jika mengandung kedua bahan tersebut.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Menjelang wukuf dan mabit di Mina, Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 17 Embarkasi Makassar semakin mengintensifkan persiapannya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
BANDUNG,(PR).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengimbau masyarakat Jawa Barat khususnya yang akan berkurban atau menjual hewan kurban untuk memperhatikan beberapa hal agar ibadah kurbannya lancar.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sragen - Para pelaku perampokan di Pondok Indah, Jakarta, adalah dua orang yang berasal dari Sragen. AJ (38) lahir di Sragen dan dibesarkan di Jakarta.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebanyak 500 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban dikerahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Solopos.com, JAKARTA - Iklan antitembakau atau antirokok yang giat dipromosikan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan hanyalah satu cara untuk menekan dampak negatif dari kebiasaan dan paparan rokok di masyarakat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar