Senin, 03 Oktober 2016

Google Alert - kesehatan

Google
kesehatan
Pembaruan harian 4 Oktober 2016
BERITA
Jakarta, CNN Indonesia -- Awal September lalu masyarakat di kawasan Asia Tenggara tengah dihebohkan dengan lebih dari 250 kasus Zika yang menyerang Singapura.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Upaya mengembangkan batik penting dilakukan sebagai warisan budaya Indonesia. Untuk itu, Presiden mengajak masyarakat terus mengembangkan batik.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Lisabon - Cristiano Ronaldo harus buru-buru kembali ke Potugal, setelah bermain dalam pertandingan Real Madrid melawan Eibar, pada Minggu (2/10/2016) malam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Komunitas motor dan mobil konvoi keliling Jakarta peringati Hari Batik Nasional 2016. MTVN/M. Bagus Rachmanto. Metrotvnews.com, Jakarta: UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia, sebagai ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sejumlah mahasiswa UGM berbusana batik saat pawai sepeda di kawasan Kridosono Yogyakarta, Minggu (2/10). Kegiatan tersebut untuk memperingati Hari Batik Nasional.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo meresmikan hotel keduanya di Portugal pada Minggu 2 Oktober 2016 lalu. Hotel ini bernama Pestana CR7 Lisboa.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Sentuh kulit Anda. Terasa berminyak, terutama lengket di bagian dahi dan hidung? Artinya kulit Anda termasuk kulit berminyak yang harus diwaspadai.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta Banyak efek samping ketika Anda kekurangan waktu tidur. Mulai dari mood yang jelek, detak jantung yang tidak seimbang dan peningkatan stres.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.COM/TRI SUSANTO SETIAWAN Pepeng Naif menghadiri Indonesia Comic Con di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Porsi makan biasa-biasa saja. Berat badan juga terbilang proporsional. Namun kenapa perutnya buncit? Koper Transparan Perut buncit bukan karena banyak makan, melainkan pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar