Sabtu, 05 November 2016

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 6 November 2016
BERITA
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diabadikan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/9/2016).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amran menyebut ada dua kelompok di Demo 4 November. Mereka yang benar-benar datang untuk aksi damai, dan kelompok yang sengaja ingin membuat kerusuhan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Pendemo mulai mundur secara perlahan saat gas air mata menyelimuti titik kumpul mereka, Jakarta, Jumat (4/11). Diduga bentrok terjadi saat massa HMI menyerang polisi dan polisi membalasnya dengan melempar gas air mata.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Demo 4 November di depan Istana Merdeka berakhir ricuh. Bentrok antara massa dengan petugas tak terhindarkan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Polisi mengungkapkan data-data kerusakan akibat demonstrasi rusuh pada 4 November 2016. Sedikitnya 3 mobil dibakar, 18 mobil rusak akibat lemparan batu dan 8 aparay luka berat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Massa peserta demo 4 November tidur di trotoar Jalan Gatot Subroto, Jakarta atau tepat di depan Gedung MPR/DPR RI, Jumat (4/11). Mereka terpaksa menginap di jalan depan Gedung DPR lantaran tak diizinkan masuk ke komplek parlemen ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo akan mengunjungi Australia pada 6 hingga 8 November mendatang. Presiden direncanakan akan memberikan pidato di Parlemen Australia.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
MASSA yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) melakukan unjuk rasa di Jakarta, Jumat 4 November 2016. Mereka menuntut penutasan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyapa warga saat belusukan di Pasar Tanah Abang, 12 November 2015.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Mabes Polri menyebut masih ada 10 orang yang diduga provokator kerusuhan Demo 4 November. Mereka mayoritas diketahui merupakan warga dari luar DKI Jakarta.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar