Senin, 19 Desember 2016

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 20 Desember 2016
BERITA
Babatpost.com - Presiden Jokowi Resmi Luncurkan Uang Baru, Dibarengi Dengan Penguatan Rupiah Atas Dollar, Rupiah nampaknya terus mengalami tren penguatan terhadap DOllar AS.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan anak buahnya menangkap organisasi masyarakat ormas yang melakukan sweeping kepada masyarakat muslim yang mengenakan atribut Natal.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, kini.co.id - Rencana moratorium Ujian Nasional (UN) oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy ditolak.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
MAKASSAR, UPEKS.co.id - Hari ini, Senin 19 Desember 2016, Bank Indonesia akan meluncurkan uang rupiah seri baru di seluruh Indonesia.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Bank Indonesia (BI) menerbitkan 11 uang rupiah desain baru. Uang desain baru ini terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan 11 desain baru rupiah yang terdiri dari 7 pecahan uang kertas dan 4 pecahan uang logam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Wakil ketua DPR RI, Fadli Zon, meminta hasil investigasi pesawat Hercules yang jatuh di Gunung Tugima, Wamena, Papua dibuka kepada publik.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Forum Anak Jakarta mendeklarasikan diri untuk memberi dukungan ke pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta— Mabes Polri kembali menjelaskan perihal Surat Telegram dengan nomor KS/BP-211/XII/2016/Divpropam tertanggal 14 Desember 2016 yang ditandatangani oleh Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Idham Azis.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio mengaku memaafkan 7 media online yang mencatut namanya dengan menyebut penangkapan teroris sebagai pengalihan isu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar