Minggu, 16 Juli 2017

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 17 Juli 2017
BERITA
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemblokiran terhadap aplikasi media sosial Telegram bukan merupakan keputusan serta merta tetapi berdasar pengamatan lama.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Pemblokiran aplikasi pesan singkat Telegram oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika direspons oleh sejumlah kalangan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com - Situs layanan pesan singkat Telegram hingga kini belum bisa diakses netizen Tanah Air via 11 domain name system (DNS), baik yang dibuka lewat peramban dekstop maupun mobile.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Riauaktual.com - Meski satu koalisi mendukung pemerintah, PDIP menuding PAN kerap berseberangan pandangan. Tudingan itu ditepis PAN dengan membeberkan sejumlah dukungannya ke pemerintah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews.com, Jakarta: Penyelundup menggunakan kapal pesiar untuk mengangkut 1 ton narkoba jenis sabu ke Indonesia. Mereka membawa barang haram itu dari Taiwan menembus perairan Indonesia.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Komunikasi dan Informatika telah meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap sebelas Domain Name System (DNS) milik Telegram pada 14 Juli 2017.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNJABAR.CO.ID - - Aksi bullying atau perundungan kerap terjadi di kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, aksi tersebut sering dialami oleh para remaja di sekolah maupun perguruan tinggi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
jpnn.com, BATAM - Kapal Wanderlust akhirnya berhasil ditangkap Jatanrasla Lantamal IV Tanjungpinang dan Tim Patroli Bea dan Cukai Batam di perairan Pulau Sambu, Batam sekitar pukul 13.53 WIB, Sabtu (15/7).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Gerakan Masyarakat untuk Demokrasi atau Gedor memprotes keras pemblokiran akses Telegram. Penutupan akses dinilai arogan dan sewenang-wenang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
MerahPutih - Gubernur DKI terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan membangun suasana persatuan tidak cukup dengan menyadari keberagaman saja karena harus terlebih dahulu mengatasi masalah ketimpangan yang ada di masyarakat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar