Kamis, 07 Desember 2017

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 8 Desember 2017
BERITA
JAKARTA - Mutasi 85 perwira tinggi (Pati) oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dinilai tidak lazim dalam etika kepemimpinan suatu organisasi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Dua pria Palestina menonton pidato Presiden AS, Donald Trump di sebuah kafe di Yerusalem (6/12). Donald Trump secara resmi mengumumkan bahwa AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
FAJAR.CO.ID - Karena berlangsung dramatis dan maraton, penunjukan Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI pengganti Gatot Nurmantyo disebut mirip rekrutmen pemain sinetron cepat saji.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto saat mengikuti Fit and Proper Test calon Panglima TNI di ruang Rapat Komisi I, Jakarta, Rabu (6/12). Presiden Jokowi menunjuk Hadi sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Gatot Nurmantyo.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
London (ANTARA News) - Perdana Menteri Inggris Theresa May tidak setuju dengan keputusan Amerika Serikat untuk mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel karena tidak akan membantu upaya untuk menciptakan perdamaian di wilayah tersebut, kata juru ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KSAU, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat masih menjabat sebagai Irjen Kementerian Pertahanan, pada 12 Januari 2017. Usai menjabat Irjen Kemenhan, Hadi dilantik menjadi KSAU pada 18 Januari 2017 menggantikan Agus Supriatna.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi menilai keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu kota Israel sama saja melegalkan penjajahan atas Palestina.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Riauaktual.com - Di media sosial dan grup-grup WhatsApp sedang viral video orang pamer uang untuk anak. Setidaknya ada dua video yang tersebar.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Kanselir Jerman Angela Merkel merespons keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor mengecam keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kantor Kedutaan Besar Amerika ke wilayah tersebut.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar