Kamis, 07 Desember 2017

Google Alert - kesehatan

Google
kesehatan
Pembaruan harian 8 Desember 2017
BERITA
Jakarta, Indonesia saat ini tengah memerangi wabah difteri. Menurut catatan Kementerian Kesehatan RI, sebagian besar pengidapnya tidak diimunisasi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Setidaknya sebanyak 29 kasus terjadi, empat orang dirawat di ruang isolasi dan satu orang meninggal dunia. Tahun lalu saja, kasus serupa terjadi dengan 41 kasus dan satu orang meningal warga Desa Cisalada Kecamatan Jatiluhur.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Malang menyiapkan vaksin Tetanus-Diphtheria Toxoid (Td) untuk diberikan pada siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani, Jalan Kahuripan, Kota Malang, Senin (22/8/2016).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TEMPO.CO, Jakarta - Difteri bisa menular pada siapa saja, anak, orang dewasa, pria atau pun perempuan. Begitu disebutkan dokter keluarga dari Klinik Puri Mutiara dr M Saptadji kepada TEMPO.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan akan melakukan imunisasi ulang atau ORI (Outbreak Response Immunization) terhadap difteri yang telah menyebar di sejumlah provinsi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Semarang: Dinas Kesehatan Kota Semarang membantah masuk dalam daftar wilayah kejadian luar biasa (KLB) difteri. Meski ditemukan satu warga dinyatakan positif difteri, namun status KLB tidak sampai ditetapkan untuk Kota Semarang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Seluruh peralatan besi dari Zaman Perunggu, termasuk belati Tutankhamun ini, terbukti dibuat dari besi meteorit.(University of Pisa).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Balita usai disuntik imunisasi difteri di salah satu klinik kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/12). REPUBLIKA.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Stok golongan darah A di PMI Bulungan hingga kemarin (6/12) kosong, karena permintaan stok daerah tersebut banyak sejak November lalu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Perkembangan zaman dewasa ini sudah semakin maju. Masyarakat disuguhkan oleh teknologi yang kian canggih dan masif. Dampaknya, pergaulan anak muda menjadi agak kebarat-baratan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar