Selasa, 03 April 2018

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 4 April 2018
BERITA
Denny, salah satu pelapor Sukmawati Soekarnoputri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/4/2018).(Kompas.com/Sherly Puspita). JAKARTA, KOMPAS.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INDOPOS.CO.ID - Tim Advokasi Pembela Agama (TAPA) akan melayangkan somasi kepada Sukmawati Soekarno Puteri, Selasa (3/4). Ini merupakan buntut dari puisi dengan judul 'Ibu Indonesia' yang dinilai melecehkan agama Islam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Politisi Partai Gerindra, Muhammad Syafi'i bingung untuk mengomentari isi puisi yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarno Putri, tentang ketidak pahamannya atas syariat Islam.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Puisi 'Ibu Indonesia' Sukmawati Soekarnoputri yang di dalamnya menyinggung tentang azan dan cadar dipersoalkan. Sukmawati buka-bukaan soal ini.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INDOPOS.CO.ID- Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif menyatakan siap memproses secara hukum Sukmawati Soekarnoputri yang dinilai telah melecehkan agama Islam saat membacakan puisi dengan judul 'Ibu Indonesia'.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Merdeka.com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ledia Hanifa menilai Sukmawati Soekarnoputri seharusnya berhati-hati ketika menyampaikan puisi yang menyinggung soal azan dan cadar.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Kakak ipar Presiden Joko Widodo, Haryanto (kaus merah), berjalan keluar dari rumah duka besan Presiden Joko Widodo, Didit Supriyanto, Selasa (3/4).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Presiden Joko Widodo beserta keluarga saat bersantap siang di Restoran Ayam Goreng di Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (31/3/2018).(KOMPAS.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jenderal Gatot Nurmantyo saat diwawancarai usai upacara serah terima jabatan Panglima TNI di Lapangan Upacara Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu, (9/12/2017).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Indosatu.Net - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera, menilai persoalan puisi Sukmawati Soekarnoputri tаk perlu dibawa kе jalur hukum.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar