Jumat, 14 September 2018

Google Alert - kesehatan

Google
kesehatan
Pembaruan harian 15 September 2018
BERITA
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bayi bermata satu kembali lahir di dunia. Kali ini peristiwa itu terjadi di Panyabungan, Mandailing Natal, Kamis (13/9/2018) kemarin.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KELAHIRAN seorang bayi bermata satu di RSUD Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara pada Kamis 13 September sore, mengejutkan banyak pihak karena kasus serupa tergolong langka.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Bayi bermata satu berjenis kelamin perempuan lahir melalui proses persalinan di RSUD Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (13/9) petang.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sumut, HanTer - Bayi bermata satu berjenis kelamin perempuam lahir melalui proses persalinan di RSUD Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis sore.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
PANYABUNGAN - Seorang bayi berjenis kelamin perempuan dengan kondisi tak lazim lahir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bayi malang yang terlahir dengan mata satu di Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (13/9) mendapat perawatan dari rumah sakit. (Istimewa).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JawaPos.com - Fenomena langka terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Peristiwa langka itu yakni kelahiran bayi bermata satu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (13/9) sekitar pukul 15.30 WIB.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Pemerintah sudah memberikan pernyataan bahwa program imunisasi MR yang sudah dilaksanakan dalam beberapa bulan terakhir, kemungkinan gagal karena cakupan imunisasi masih jauh dari target 95 persen.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JawaPos.com - Jumlah korban terkena penyakit campak terus bertambah di Kalimantan Tengah (Kalteng). Data terakhir dari terdapat 49 jiwa yang terkena di Kapuas.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta Selain posyandu dan puskesmas pelaksanaan imunisasi Measless Rubella (MR) fase II juga dilakukan di sekolah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar