Rabu, 10 Oktober 2018

Google Alert - berita

Google
berita
Pembaruan harian 11 Oktober 2018
BERITA
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengaku bakal membongkar kasus dugaan korupsi yang telah lama mengendap di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meminta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi mencopot Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Anggota Dewan Pembina BPN Amien Rais menyampaikan keterangan pers usai menggelar pertemuan tertutup dengan tim advokasi BPN di Rumah Daksa, Jakarta, Senin (8/10).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Selasa 09 Okt 2018 08:25 WIB. Rep: Arif Satrio Nugroho, Febrianto Adi Saputro, Ali Mansur, Mabruroh, Rizky Jaramaya/ Red: Ratna Puspita.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA, KOMPAS.com - Massa aksi kawal pemeriksaan Amien Rais shalat zuhur berjemaah di depan Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais bakal diperiksa Polda Metro Jaya pada Rabu (10/10).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Pemeriksaan ini merupakan rangkaian proses penyidikan kasus penyebaran berita bohong alias hoaks pengeroyokan aktivis Ratna Sarumpaet.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku ingin melibatkan masyarakat dalam mencegah, mengurangi dan menghilangkan budaya korupsi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Juru bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (10/10), menyampaikan, apresiasi tersebut diharapkan memicu masyarakat mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi tindak pidana korupsi kepada penegak hukum.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta - Masih maraknya korupsi di Tanah Air membuat Presiden Jokowi membuat peraturan baru untuk pemberantasan korupsi.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar