Rabu, 03 Oktober 2018

Google Alert - kesehatan

Google
kesehatan
Pembaruan harian 4 Oktober 2018
BERITA
JawaPos.com - Dua ilmuwan yang menemukan cara melawan kanker menggunakan sistem kekebalan tubuh telah memenangkan Nobel 2018 untuk bidang fisiologi atau kedokteran.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Mengawali pagi dengan secangkir kopi sudah jadi kebiasaan banyak orang. Tetapi banyak pula yang mengeluh jantungnya berdebar-debar setelahnya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Risiko kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia dan ada beberapa faktor yang berkontribusi lainnya seperti genetika dan semakin tua.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta Ketua Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) M. Sidik mengatakan, katarak itu bersifat degeneratif dan kebanyakan dialami orang usia di atas 50 tahun.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta (ANTARA News) - Kehadiran asam klorogenat tinggi dalam biji kopi hijau diyakini peneliti memiliki beberapa manfaat kesehatan karena senyawa tersebut memiliki efek antioksidan, menurunkan tekanan darah, dan membantu menurunkan berat ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
INDUSTRY.co.id - Jakarta-Berkutat terlalu lama di depan layar komputer ternyata berisiko terkena Computer Vision Syndrome (CVS). Ciri-cirinya berupa, mata yang terasa kering, merah dan berair.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bisnis.com, JAKARTA - Oktober merupakan bulan kesadaran kanker payudara karena pada setiap tanggal 12 Oktober diperingati Hari Kanker Payudara Sedunia.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dua kali pengunduran waktu harus dilakukan dalam target cakupan imunisasi Measless Rubella (MR) di Kaltim.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bisnis.com, JAKARTA - Risiko peningkatan risiko kanker payudara disebabkan bertambahnya usia dan faktor genetika, ternyata penelitian terbaru menemukan bahwa terdapat korelasi antara kekurangan vitamin D dan obesitas.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bisnis.com, JAKARTA - Konsumsi obat anti-impoten dalam dosis tinggi menjadi penyebab seseorang menjadi buta warna, menurut penelitian.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar