Selasa, 09 Oktober 2018

Google Alert - kesehatan

Google
kesehatan
Pembaruan harian 10 Oktober 2018
BERITA
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni mengatakan, hingga saat ini sudah ada 314 anjing peliharaan yang disuntik vaksin rabies dan dipasangi mikrocip sebagai identitas.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Indosatu.Net - Sekarang, anjing sebagai hewan peliharaan sudah bisa mengantongi identitas yang tercatat resmi di wilayah DKI Jakarta.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Tenaga pendamping dari kelompok berisiko mendapati pasangan gay atau lelaki suka lelaki ini saat hendak berduaan di sebuah hotel, pekan lalu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Suara.com - Program pencegahan dan pengendalian penyakit human immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immune deficiency syndrome (AIDS) di Cina mengalami hambatan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Metrotvnews: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memasang microchip pada semua anjing peliharaan. Microchip itu menandakan bahwa hewan telah disuntik vaksin rabies.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Pria berjalan di puing-puing mobil yang rusak akibat gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulteng, Kamis (4/10). Foto: AP Photo/Aaron Favila.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Hand sanitizer. ilustrasi. Foto: Sciencealert. Anak yang bersihkan tangan dengan hand sanitizer tak rentan infeksi pernapasan. REPUBLIKA.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
KOMPAS.com - Belakangan ini, kanker paru-paru menjadi perhatian publik Indonesia karena menjangkiti Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JawaPos.com - Pemberian imunisasi Measles Rubella (MR) di Kota Pekanbaru, Riau, kembali dilanjutkan. Sebelumnya sempat terjadi penundaan lantaran adanya pro kontra di tengah masyarakat mengenai kehalalan vaksin.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
SURABAYA - Pelaksanaan Outbreak Response Imuniation (ORI) Difteri putaran kedua di Jawa Timur telah selesai. Di Jawa Timur yang sempat mengalami kejadian luar biasa (KLB) difteri berhasil menembus target cakupan sampai 95,49 persen.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar