Rabu, 05 Desember 2018

Google Alert - kesehatan

Google
kesehatan
Pembaruan harian 6 Desember 2018
BERITA
Bisnis.com, JAKARTA - Para penderita hipertensi di Tanah Air perlu mewaspadai untuk tidak mengkonsumsi obat antihipertensi jenis ARB (angiotensin receptor blocker).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
PAMEKASAN - Penderita HIV/AIDS yang mendatangi RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan cukup banyak. Selama 2018 ada sekitar 70 pasien HIV/AIDS yang datang ke rumah sakit tersebut.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
RAKYATKU.COM - Seorang ibu yang menerima transplantasi rahim dari pendonor yang telah meninggal, melahirkan bayi perempuan yang sehat.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
BANGKALAN - Puluhan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II-B Bangkalan diambil sampel darahnya Senin (3/12). Itu dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan penghuni hotel prodeo tersebut yang terpapar human immunodeficiency ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Bayi perempuan lahir dalam kondisi sehat dari rahim yang merupakan hasil transplantasi atau pencangkokan dari jasad seorang yang sudah meninggal.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta (ANTARA News) - Studi terbaru mengungkapkan orang yang tidur delapan jam atau lebih, bisa terkena penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah ke otak, dilansir Sky News, Rabu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta - Tidur tentunya kegiatan yang menyenangkan. Jika disuruh memilih, pasti kebanyakan orang akan memilih untuk mendapatkan waktu tidur yang lebih lama.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Prevalensi Disfungsi Ereksi (DE) semakin meningkat seiring bertambahnya waktu. Hal itu menjadi tekanan tiap individu seiring dengan tuntutan hidup yang dijalani.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Harianjogja.com, JAKARTA—Orang dengan sikap beracun alias toxic people ada di sekitar Anda. Mereka biasanya bikin lelah secara emosional.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
SURYA.co.id | SURABAYA - Prevalensi disfungsi ereksi (DE) seiring bertambahnya waktu semakin meningkat. Hal ini juga seiring dengan tuntutan hidup yang menjadi tekanan tiap individu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar