Senin, 14 Januari 2019

Google Alert - kesehatan

Google
kesehatan
Pembaruan harian 15 Januari 2019
BERITA
Liputan6.com, Jakarta Titi Wati, si pemilik berat badan yang mencapai 350 kilogram, berbagi cerita perihal obesitas yang tengah mengimpitnya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JAKARTA–RADAR BOGOR,Desember lalu Kementerian Kesehatan gagal untuk melakukan tender pengadaan Antiretrovirals (ARV). Hal tersebut dikhawatirkan akan memengaruhi keberadaan obat untuk orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Skalanews - Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti di musim hujan akibat banyaknya genangan air yang menjadi sarang nyamuk.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
JOMBANG, FaktualNews.co - Tren penyakit deman berdarah dengue (DBD) di Jombang, Jawa Timur, mulai mengalami kenaikan. Bahkan, sejak Bulan Desember 2018 hingga Januari 2019 Dinas Kesehatan setempat sudah tercatat 25 kasus positif DBD ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
PURBALINGGA, SATELITPOST - Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga melakukan fogging (pengasapan) di lingkungan perumahan Abdinegara, Padamara Purbalingga, Selasa (8/1).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Penyakit asam urat merupakan masalah kesehatan yang menyerang persendian. Biasanya, penyakit ini dialami oleh orangtua dan cenderung sering menyerang laki-laki dibanding wanita.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Himedik.com - Di satu kondisi, kamu pasti pernah merasa selalu haus. Sudah minum air berkali-kali pun, tenggorokanmu masih tetap terasa kering.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA - Kanker payudara merupakan penyakit berbahaya yang bisa menyerang wanita, mulai dari yang berumur muda hingga tua. Ada banyak gejala kanker payudara, tetapi tidak semua orang bisa mengenalinya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tekanan darah tinggi atau hipertensi yang tak terkontrol dapat menyebabkan terjadinya beragam komplikasi berbahaya.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Liputan6.com, Jakarta Peneliti mengklaim, di masa depan sejumlah obat murah yang banyak digunakan untuk diabetes dan jantung bisa digunakan untuk mengobati penyakit mental yang parah.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit notifikasi ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima notifikasi ini dalam bentuk feed RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar