Sabtu, 16 Juli 2016

Google Alert - kesehatan

Google
kesehatan
Pembaruan harian 17 Juli 2016
BERITA
INILAHCOM, Jakarta - Belasan orangtua anak yang diduga mendapat vaksin palsu di Rumah Sakit Bunda mendatangi Gedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, di Jl.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
BANDUNG, KOMPAS.com - PT Bio Farma menjamin kualitas vaksin yang didistribusikan untuk program imunisasi dasar. Kepala Divisi Corporate Secretary Bio Farma M Rahman Rustan mengungkapkan, vaksin yang diberikan secara gratis oleh pemerintah ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Pemerintah telah mengungkap nama 14 rumah sakit dan delapan bidan pengguna vaksin palsu dalam rapat kerja bersama Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Bareskrim Polri, PT Bio Farma, dan Ikatan Dokter Anak ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Polisi menunjukkan barang bukti yang disita dalam kasus produksi dan distribusi vaksin palsu di wilayah ibukota Jakarta, Banten dan Jawa Barat di Mabes Polri di Jakarta, Senin (27/6).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
BANDUNG - PT Bio Farma (Persero) memiliki cara tersendiri untuk menghindari penyaluran vaksin palsu atau rusak alias tidak layak pakai.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
indopos.co.id - Kementerian Kesehatan akhirnya membuka juga nama-nama Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) yang menerima distribusi vaksin palsu.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan tiga orang tersangka baru pelaku bisnis vaksin palsu, di antaranya seorang dokter dan satu bidan.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Menkes Nila Farid Moeloek (kanan) dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/7/2016).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
VIVA.co.id - Bocah berusia 10 tahun, Arya Permana, belakangan ini menjadi sorotan banyak media massa. Hal ini tidak lain karena bobot tubuhnya yang melebihi batas normal, dan sudah masuk katagori severely obese atau obesitas ekstrem.
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Sejumlah orang tua dari anak korban vaksin palsu beradu argumen dengan pegawai Rumah Sakit Harapan Bunda untuk meminta kejelasan tentang anaknya yang diduga mendapat vaksin palsu dari rumah sakit tersebut di Jakarta, Jumat (15/7).
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Lihat hasil lainnya | Edit lansiran ini
Anda menerima email ini karena Anda telah berlangganan Google Alerts.
RSS Terima lansiran ini dalam bentuk umpan RSS
Kirimkan Masukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar